Sabtu, 23 Mei 2009

Organisasi, Administrasi Dan Manajemen BK

Sekilas Tentang Administrasi Dan Manajemen

Para penulis Amerika mempersamakan pengertian administrasi dengan manajemen, sehingga kedua istilah tersebut sering digunakan silih berganti untuk menunjukkan maksud yang sama. Tetapi, sering juga dibedakan, yani administrasi lebih banyak digunakan dalam bidang pemerintahan, organisasi sosial yang tidak mencari laba, sedangkan istilah manajemen biasa dipakai di bidang perusahaan yang sifatnya mencari untung.
Perkembangan baru menunjukkan asas pengalaman mengembangkan perusahaan istilah manajemen dipakai sebagai inti dari administrasi. Artinya, supaya administrasi berjalan efektif dan efisien mencapai tujuan, manajemen penting dilakukan terutama dalam pengelolaan dan pengendalian sumber-sumber. Sugandha (1986) menyatakan bahwa administrasi adalah proses penentuan dan pencapaian sasaran dengan memanfaatkan sumber ynag ada secara berdaya guna bersama-sama dan melalui orag-orang yang terkoordinasikan.

Administrasi, Manajemen Dan Organisasi

Administrasi dan manajemen pada dasarnya merupakan kegiatan menghidupkan dan mengendalikan organisasi. Organisasi adalah “wadah” atau badan, yakni kumpulan orang dimana didalamnya dilakukan proses pembagian kerja dan sistem hubungan yang disepakati bersama untuk mencapai tujuan bersama. Tiap organisasi membutuhkan administrasi dan manajemen digerakkan dan dikendalikan untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi melalui sistem kerja sama sekelompok orang.
Untuk mencapai tujuan, umunya orang berkumpul dan bekerjasama dalam waktu yang relatif lama, karen orang tersebut menyadari bahwa dengan saling membantu maka pekerjaan dan pencapaian tujuan orang tersebut menjadi lebih dipermudah.

Organisasi, Administrasi Dan Manajemen Penanganan Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah

Sekolah adalah suatu organisasi formal. Didalamnya terdapat usah-usaha administrasi untuk mencapai tujuan pendidikan dan pengajaran nasional. Bimbingan dan konseling adalah Sub organisasi dari organisasi sekolah melingkupinya. Bila dilihat sebagai organisasi, didalam bimbingan dan konseling terdapat usaha-usaha administrasi, baik dalam arti sempit, maupun dalam arti luas.
Organisasi bimbingan dan konseling dalam pengertian umum adalah suatu wadah atau badan yang mengatur segala kegiatan untuk mencapai tujuan bimbingan dan konseling secara bersama-sama. Sebagai suatu badan, banyak ahli menawarkan model atau pola organisasi mana yang cocok diterapkan di sekolah. Akan tetapi, pola organisasi manapun yang dipilih harus didasrkan atas kesepakatan bersama di antara pihak-pihak yang terkait di sekolah, yang dilanjutkan dengan usaha-usaha perencanaan untuk mencapai tujuan, pembagian tugas, pengendalian proses dan penggunaan sumber-sumber bimbingan, usaha-usaha tersebut disebut sebgai administrasi bimbingan dan konseling.
Pada buku kurikulum SMU, khususnya tentang pedoman bimbingan dan konseling, telah dicantumkan pola organisasi yang disarankan, termasuk didalamnya kewajiban dan tugas personil pelaksana dalam struktur dan mekanisme kerja.
Akan tetapi, yang mungkin belum pernah dipikirkan ialah bagaimana me-manage bimbingan dan konseling sehingga mencapai tujuan sebagaimana digariskan dalam konsep-konsepnya, yang dibuktikan dalam butuh hasil-hasil yang nyata bermanfaat.
Me-manage bimbingan dan konseling dapat berarti kemampuan mendayagunakan semua sumber organisasi dan administrasi bimbingan yang sifatnya terbatas. Sumber-sumber organisasi sekolah yang perlu di dayaguna dan berhasil guna antara lain kemampuan pengelolanya (guru pembimbing), kewajiban dan tugas kepala sekolah, guru mata pelajaran dan wali kelas,staf-staf administrasi sehubungan dengan bimbingan dan konseling yang terbatas, dana yang terbatas, bahan bahan atau materi suatu alat penunjang yang terbatas pula.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar